Sholat Safar
| Keutamaan : | ||||
| Rasulullah bersabda : "Jika engkau keluar dari rumahmu maka lakukanlah shalat dua rakaat yang dengan ini akan
menghalangimu dari kejelekan yang berada di luar rumah. Jika engkau memasuki rumahmu maka lakukanlah shalat
dua rakaat yang akan menghalangi dari kejelekan yang masuk ke dalam rumah"
(h.r. Al-Bazzar, dinilai sahih oleh Al-Albani) Shalat Safar adalah shalat sunnat yang dikerjakan ketika hendak bepergian sebanyak 2 rakaat dan begitu pula ketika sepulangnya sebanyak 2 rakaat. | ||||
| Praktik : | ||||
| a. | Salat sunah
Dikerjakan ketika hendak bepergian dan sewaktu pulang | |||
| b. | Dua rakaat | |||
| c. | Niat di dalam hati dan tidak dilafazkan | |||
| Contoh Niat :
Ketika hendak bepergian | ||||
| Usholli Rok'ataini Li'lroodatis safari sunnatan Lillahi Ta'aalaa | ||||
| "Aku niat shalat 2 rakaat karena hendak bepergian jauh karena Allah Ta'ala" | ||||
| Ketika Pulang | ||||
| Usholli Rok'ataini Lir Rujuu'I Minas safari sunnatan Lillahi Ta'aalaa | ||||
| "Aku niat shalat 2 rakaat karena telah kembali dari bepergian jauh sunnat karena Allah Ta'aalaa" | ||||
| d. | Surat yang sebaiknya di baca :
Rakaat pertama setelah surat Al-fatihah adalah surat Al-kafirun atau surat Al-falaq | |||
| e. | Setelah selesai shalat bacalah ayat kursi dan surat Al-Qurasy | |||














