.

Wahyu Terakhir Di Arafah Sebagai Penutup Tugas Kenabian

HambaAllah.id, 03/11/2024, 15:39 WIB

Ilustrasi

HAMBAALLAH.ID, Pada sore hari, tepatnya habis shalat Asar di Padang Arafah, ketika itu Rasulullah saw berada di atas punggung untanya, tak lama kemudian Rasulullah saw menyandarkan tubuhnya ke unta, secara perlahan untanya merunduk sehingga Rasulullah saw bisa duduk dan bersandar di tubuhnya.

Sesaat kemudian Rasulullah SAW besabda, Malaikat Jibril telah mendatangiku dan membawa wahyu yang terakhir dan setelah itu Malaikat Jibril tidak lagi menemuiku. Ayat yang terakhir itu adalah Surat Al-Maidah ayat 3 sebagai berikut:


 حُرِّمَتۡ عَلَيۡكُمُ الۡمَيۡتَةُ وَالدَّمُ وَلَحۡمُ الۡخِنۡزِيۡرِ وَمَاۤ اُهِلَّ لِغَيۡرِ اللّٰهِ بِهٖ وَالۡمُنۡخَنِقَةُ وَالۡمَوۡقُوۡذَةُ وَالۡمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيۡحَةُ وَمَاۤ اَكَلَ السَّبُعُ اِلَّا مَا ذَكَّيۡتُمۡ وَمَا ذُ بِحَ عَلَى النُّصُبِ وَاَنۡ تَسۡتَقۡسِمُوۡا بِالۡاَزۡلَامِ‌ ؕ ذٰ لِكُمۡ فِسۡقٌ‌ ؕ اَلۡيَوۡمَ يَٮِٕسَ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا مِنۡ دِيۡـنِكُمۡ فَلَا تَخۡشَوۡهُمۡ وَاخۡشَوۡنِ‌ ؕ اَ لۡيَوۡمَ اَكۡمَلۡتُ لَـكُمۡ دِيۡنَكُمۡ وَاَ تۡمَمۡتُ عَلَيۡكُمۡ نِعۡمَتِىۡ وَرَضِيۡتُ لَـكُمُ الۡاِسۡلَامَ دِيۡنًا‌ ؕ فَمَنِ اضۡطُرَّ فِىۡ مَخۡمَصَةٍ غَيۡرَ مُتَجَانِفٍ لِّاِثۡمٍ‌ۙ فَاِنَّ اللّٰهَ غَفُوۡرٌ رَّحِيۡمٌ 

Artinya: Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, dan (daging) hewan yang disembelih bukan atas (nama) Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu sembelih. Dan (diharamkan pula) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan pula) mengundi nasib dengan azlam (anak panah), (karena) itu suatu perbuatan fasik. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu. Tetapi barangsiapa terpaksa karena lapar, bukan karena ingin berbuat dosa, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS Al-Maidah : 3)

Kegembiraan pun tampak memancar di wajah para shahabat yang mendengarnya, namun tidak demikian bagi Abu Bakar. Abu Bakar ketika mendengar apa yang baru saja disampaikan oleh Rasulullah saw, bukannya bergembira, akan tetapi justru menangis sesenggukan karena merasa bahwa sebentar lagi Rasulullah saw akan wafat dan tugas kenabian sudah selesai. Para sahabat yang semula bergembira, begitu melihat Abu Bakar menangis, mereka pun ikut menangis larut dalam perasaan yang sama.

Baca juga :

Pemilu AS 2024, Harris dan Trump Berjanji Untuk Mengakhiri Perang di Gaza

Nabi Muhammad SAW hanya melakukan ibadah haji sekali dalam kehidupannya. Ibadah haji yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW terjadi pada tahun terakhir kehidupannya, yang dikenal sebagai Haji Wada' atau Haji Perpisahan.

Rasulullah melaksanakan ibadah haji yang dikenal sebagai Haji Wada, pada tahun 10 Hijriyah atau 632 Masehi. Sedangkan Rasulullah wafat pada 12 Rabiul Awal tahun ke-11 Hijriyah atau 8 Juni 632 Masehi. (sumber: NU)

Penulis: Rijal | Editor: Rijal
×